Google Sandbox

Google Sandbox

Google Sandbox

Google Sandbox sudahkah Anda mengenalnya ? Sudah pernah berurusan dengannya ? Atau sudah pernah terkena pilnalty google sandbox ? Bagi Anda sebagai pemula di bisnis online, semoga blog/website Anda tidak pernah terjebak dalam penjara google sandbox ini. Karena hal itu akan membuat Anda frustrasi dan bingung mau berbuat apa ? Namun jika Anda sudah terlanjur pernah mengalaminya seperti yang saya alami, itu juga perlu disyukuri sebagai bagian dari pembelajaran, tidak ada yang perlu dipersalahkan, karena masing-masing punya tugas dan tanggungjawab serta pemahaman dan sudut pandang masing-masing.

Kita sendiri mungkin sudah melakukan segala sesuatu sesuai pemahaman kita, namun bisa saja orang lain  menilai dan menganggap kita salah, dan melanggar aturan. Mungkin bukan maksud kita, ingin atau sengaja berbuat salah, namun mungkin karena ketidaktahuan kita, atau karena kita belum memahaminya. Dan setelah dinyatakan bersalah, barulah kita sadar bahwa hal itu memang salah sesuai aturan mereka.

Apa sebenarnya yang dilakukan oleh google sanbox ? Mereka sebenarnya punya tujuan baik, agar seluruh artikel yang telah dishare di internet aman dari para plagiat, dan setiap artikel yang sudah terindeks di google search benar-benar terindeks secara alami atau organic, bukan karena didukung oleh kegiatan spam yang merugikan banyak orang.

Lalu mengapa blog saya RWP Jatijajar ini terkena sandbox ?  Kisahnya cukup rumit, diawali dari penyedia hosting yang bermasalah, sehingga RWP Grup memindahlan seluruh website/blog membernya ke penyedia hosting lain. Setelah dipindahkan, muncul permasalahan di hosting saya, dimana kapasitas hostingnya jadi penuh, padahal tidak ada proses update yang saya lakukan, dan ketika saya konfirmasi ke bagian IT yang melakukan proses pemindahan, beliau tidak ada solusi, hanya mengatakan bahwa memang hosting saya sudah penuh. Hosting tersebut baru saya upgrade sebelumnya, dan belum saya update kok sudah penuh lagi ?  

Bersamaan dengan permasalahan hosting blog RWP Jatijajar yang penuh, blog saya yang satu lagi Alat Bantu Presentasi juga bermasalah, dan ketika permasalahannya saya laporkan ke bagian support penyedia hosting, tidak ada tanggapan sama sekali. Maka saya putuskan untuk berhenti berlangganan dari mereka, Domain Alat Bantu Presentasi saya biarkan tidak diperpanjang lagi, dan domain RWP Jatijajar saya pindahkan untuk disatukan ke penyedia hosting yang sudah saya gunakan sebelumnya di domain vituspolikarpus.com  

Dalam proses pemindahan ini, saya tidak menggunakan backup blog dari penyedia hosting sebelumnya, namun semua artikel saya tulis ulang satu persatu, dan sebagian artikel tidak saya tulis kembali, alias saya biarkan begitu saja. Hanya artikel yang benar-benar berkualitas yang saya tulis ulang. Dengan demikian sejumlah artikel tidak ditemukan lagi oleh google search. Untuk artikel yang dilaporkan Page Not Found 404 saya coba remove dengan menggunakan Remove URL di webmaster. Selanjutnya setiap artikel yang saya tulis ulang, saya submit lagi dengan fetch as google, mungkin proses inilah yang diangap tidak wajar oleh google sehingga blog RWP Jatijajar terkena pinalty google sandbox.

Setelah terkena pinalty google sandbox saya coba menyurati admin google sandbox untuk menyampaikan permasalahan saya, namun tidak  ada respons. Maka saya biarkan saya dulu demikian adanya, sambil belajar mencari solusi permasalahannya. Itulah pengalaman pertama saya terkena pinalty google sandbox, jika Anda puna saran solusi penyelesaian, mohon disampaikan dalam kolom komentar. 

 

About Peluang Bisnis Toko Online

Trainer Interner|Tutor Computer|Social eCommerce Consultant
Tagged , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *